Cari Blog Ini

Jumat, 10 Juni 2016

PERTANIAN POHON SIRSAK (Mulai dari pembibitan, penanaman hingga panen)




BAB V
PERTANIAN POHON SIRSAK

A.    Syarat Tumbuh Pohon Sirsak
Pohon sirsak merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa tumbuh hampir disemua wilayah Indonesia. Para ahli pertanian memberikan spesifikasi daerah-daerah yang bisa ditumbuhi pohon sirsak seperti berikut:
1.      Dataran rendah sampai derah berketinggian 500 meter dari permukaan laut (mdpl)
2.      Daerah beriklim basah sampai kering dengan suhu 22-28' C
3.      Daerah berkelembaban udara (RH 60-80%)
4.      Daerah bercurah hujan 1.500-2.500 mm per tahun
Kondisi-kondisi diatas yang abnormal biasanya sedikit mengganggu pertumbuhan dan pembuahan pohon sirsak. Misalnya ketika udara sangat dingin maka proses berbunga dan berbuah bisa terhambat.
Untuk daerah aliran sungai ciwulan Tasikmalaya berdasarkan pengamatan saya di kecamatan mangunreja dan kecamatan singaparna maka pohon sirsak bisa tumbuh dengan sangat baik di sepanjang daerah aliran sungai ciwulan Tasikmalaya.

B.     Cara Bertanam Pohon Sirsak
Pohon sirsak merupakan salah satu jenis pohon yang mudah ditanam. Maksudnya siapa saja bisa menanam pohon sirsak tanpa memerlukan keahlian khusus bercocok tanam.
Coba perhatikan beberapa cara menanm pohon sirsak berikut:

1.      Lemparkan saja bijinya
Cara yang pertama anda cukup melempar biji sirsak ke tempat yang anda inginkan (tanah subur) maka dengan sendirinya biji sirsak tersebut akan tumbuh dengan baik. Biji sirsak butuh waktu sekitar 70-120 hari untuk mulai berkecambah dan tumbuh menjadi bibit. Hal tersebut karena proses pembusukan biji sirsak yang keras cukup lama.
2.      Tanamkan saja pohonya
Cara yang kedua anda cukup menggali tanah yang subur kemudian menanamkan pohon sirsak yang sudah anda peroleh, maka dengan sendirinya pohon sirsak akan tumbuh dengan baik.
Tentu... akan lebih baik jika anda mengikuti pentunjuk cara bercocok tanam yang baik dan benar sesuai dengan ilmu pertanian.
Perlu anda ketahui jika pohon sirsak bisa diperbanyak dengan tiga cara yaitu melalui biji, okulasi dan cangkok. Pembibitan melalui biji akan memerlukan waktu 3-5 tahun hingga berbuah sedangkan pembiakan melalui cangkon dan okulasi memerlukan waktu sekitar 2-3 tahun untuk berbuah.
Biji sirsak bisa anda tanam langsung di lahan penanaman atau anda biakan dulu di tempat pembibitan seperti ember atau area khusus pembibitan.

C.     Cara Memanen Pohon Sirsak

1.      Panen Buah Sirsak
Secara garis besar masa pertumbuhan pohon sirsak sekitar 2 tahunan dan setelah umur 2 tahun hingga 3 tahun biasanya merupakan masa peralihan dari masa pertumbuhan ke masa pembuahan. Oleh karena itu perlakuan terhadap pohon sirsak harus sudah mulai berbeda. Setelah umur 3 tahunan barulah pohon sirsak bisa dipanen dengan sempurna.
Musim berbunga pohon sirsak biasanya terjadi antara bulan Oktober hingga November dan masa berbuahnya biasanya antara bulan Januari hingga Pebruari. Dari satu pohon sirsak bisa diperoleh 2 - 30 buah sirsak dengan berat anatara 200-2300 gram per buahnya. Produksi sirsak mulai menurun setelah umur sekitar 9 tahunan. Oleh karena itu butuh peremajaan, misalnya dengan cara membuang dahan-dahan pohon sirsak yang sudah kurang baik.
Buah sirsak tidak bisa dipanen sekaligus karena derajat kematangan setiap buah dalam satu pohon berbeda-beda. Jadi harus dipilih dan dipilah mana yang sudah bisa dipanen dan mana yang belum.
Berdasarkan umurnya buah sirsak matang dan siap panen setelah berumur sekitar 2,5 bulan sejak keluarnya bunga.  Sedangkan berdasarkan ciri-ciri fisik buah sirsak yang sudah tua dan siap panen biasanya durinya sudah jarang-jarang, ujung buahnya tumpul, warnanya yang tadinya hijau memgkilat kini menjadi hijau kusam atau menjadi hijau kekuningan, jika ditepuk-tepuk seperti ada rongga, tercium bau harum khas sirsak tua matang, memiliki daging yang agak lembek, putih dan berserat.
Agar buah sirsak cepat masak kita hanya perlu mencucinya kemudian meletakkannya di tempat yang lembab, setelah 3 - 5 hari buah sirsak akan matang dan siap dikonsumsi secara langsung.

2.      Panen Daun Sirsak
Karena semua bagian pohon sirsak bermanfaat dan berkhasiat maka semua bagian pohon sirsak bisa dipanen, misalnya daun sirsak
Untuk memanen daun sirsak bisa dilakukan kapan saja, yang terpenting pastikan daun yang akan anda panen dalam kondisi baik dan bebas hama penyakit.
Jika daun tersebut akan digunakan untuk obat-obatan, utamakan mengambil daun urutan ke-3,4,5, dan 6 dari pucuk dahan sirsak. Mengenai bagaimana memperlakukan dan mengolah daun sirsak sebagai obat herbal silahkan baca bagian khasiat daun sirsak.

D.    Penanganan Pasca Panen
Buah sirsak merupakan salah satu jenis buah yang cepat busuk sehingga dibutuhkan penanganan gerak cepat setelah buah sirsak di petik dari pohonnya.
Oleh karena itu perlu dipikirkan mau diapakan setelah buah sirsak kita petik dari pohon, apakah mau kita jual, mau kita jadikan produk olahan atau mau diapakan.
Dengan mengetahui hal tersebut maka kita bisa memperkirakan kapan dan berapa banyak buah sirsak sebaiknya kita petik dari pohonnya.
Sebagai contoh, jika mau kita jual maka alangkah baiknya sebelum memetiknya kita mencari calon pembeli terlebih dahulu seperti menghubungi bandar sirsak atau para pembuat makanan berbahan dasar sirsak.
Setelah kita mendapatkan order atau pesanan sekitar satu ton misalnya, maka sebaiknya kita memanen buah sirsak sebanyak pesanan tersebut atau kita lebihin sedikit sebagai antisipasi hal-hal yang tidak terduga. Misalnya buah rusak ketika proses pengemasan dan pengiriman atau karena ada permintaan mendadak yang ingin kita dahulukan.

Begitupun ketika kita ingin membuat produk olahan sirsak atau ingin membagikan sebagai sedekah buah sirsak harus diperkirakan berapa kira-kira jumlah buah sirsak yang dibutuhkan.


Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar