Cari Blog Ini

Sabtu, 28 November 2015

KETIKA MARKETPLACE BELUM BERPIHAK KEPADA MASYARAKAT MISKIN

Kita patut bersyukur akhirnya sapai pada era digital dimana setiap orang bebas menjalankan bisnisnya secara tanpa batas ruang dan waktu.

Salah satu fenomena bisnis yang muncul di era digital adalah toko online marketplace. Sebut saja beberapa yang merajai di Indonesia seperti tokopedia, bukalapak, elevenia, blanja, blibli, lazada, zalora, q10.

Tahukah anda. sebenarnya sistem marketplace yang ada saat ini belum berpihak kepada masyarakat miskin. Maksudnya jika kita ingin menjaga eksistensi kita di marketplace maka kita harus menyiapkan modal minimal 6x lipat jika dibanding dengan bisnis lain. Misalnya kita mau mengelola barang senilai 10 juta maka modal yang harus kita siapkan minilam 10 x 6 = 60 juta.

Kenapa bisa demikian?
Ssitem marketplace mengenal 6 periode waktu dari mulai kita menjual barang hingga kita menerima pembayaran barang tersebut. Enam periode tersebut meliputi

Pertama: periode menunggu order
Kedua: periode memproses order
Ketiga: periode pengiriman barang
Keempat: periode menunggu konfirmasi penerimaan barang
Kelima: periode menunggu pencairan dana
Keenam: periode tidak terduga

Contoh:
Sebagai contoh begini. Jika anda ingin eksis menjual sebotol jus manggis maka yang harus anda siapkan minimal 6 botol jus manggis, karena setiap periode penjualan akan menahan sebotol jus manggis. Jadi satu botol jus manggis x 6 periode penjualan = 6 botol jus manggis.

Dengan kondisi seperti diatas maka saya pikir sistem yang ada sekarang belum berpihak kepada masyarakat miskin. Bagaimana tidak, utuk menyiapkan "satu paket" modal saja sangat repot dan berat lalu bagaimana si miskis harus melipatgandakannya menjadi 6 kali lipat demi menutup 6 periode penjualan tersebut.

Bagi umat islam, membaca hal diatas akan sadar jika sistem jual beli islamlah yang sangat berpihak kepada masyrakat miskin. Dimana dalam islam jual beli harus kontan atau tunai. Ada uang ada barang sehingga prinsip pengendapan dana seperti diatas tidak akan terjadi. Kedua dalam islam juga dikenal sistem bayar dimuka atau konsep salam . pesan barang.

SOLUSINYA
TUNGGU UPDATE YA






Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar