Cari Blog Ini

Minggu, 22 November 2015

DIABETES VS XAMTHONE PLUS

KONSULTASI DAN PEMESANAN XAMTHONE PLUS SMS 085227044550

Salah satu jus manggis plus madu yang sudah terbukti mengatasi diabetes adalah jus manggis xamthone plus. Mengenai khasiat kulit manggis dan madu mengatasi diabetes seudah saya jelaskan sebelum ini.

Kali ini sya hanya akan memposting kembali beberapa testimoni xamthone plus mengatasi diabetes dari situs resminya http://xamthone.com/binmuhsingroup

04-06-2013

Therapi XAMthonePlus Dan Teh Murbei Sembuhkan Luka Akibat Diabetes

Jumlah pengidap diabetes di Indonesia menurut data WHO pada tahun 2009 mencapai 8 juta jiwa dan diprediksi akan meningkat menjadi lebih dari 21 juta jiwa pada tahun 2025. Itu yang membuat Indonesia menempati peringkat empat negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Survey terhadap pengidap diabetes di Jakarta menunjukkan bahwa 1 dari 8 orang mengidap diabetes. Baik pria maupun wanita, tua maupun muda, tinggal di kota maupun desa, memiliki risiko diabetes yang sama.
 
Diabetes dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang seperti serangan jantung, stroke, kebutaan akibat glukoma, penyakit ginjal, dan luka yang tidak dapat sembuh hingga infeksi sehingga harus diamputasi. Bahkan taraf yang paling mengerikan adalah kematian. Komplikasi-komplikasi ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah, kerusakan saraf, dan ketidaksanggupan tubuh melawan infeksi. Namun, tidak semua penderita diabetes mengalami masalah-masalah jangka panjang ini.
 
Seperti yang dialami oleh salah satu pasien Ponirin S.pd. M.M, M. Kapil asal Mesuji, Lampung. Pria yang sebelumnya divonis dokter harus diamputasi kakinya karena luka yang tak kunjung sembuh itu akhirnya terlepas dari belenggu diabetes setelah diterapi dengan menggunakan Teh Murbei dan XAMthonePlus.
 
Kisah ini bermula ketika Ponirin, salah satu member UFO BKB Syariah, di telepon oleh salah satu konsumennya untuk datang ke rumah mereka. Tanpa pikir panjang, Ponirinpun  berangkat ke rumah orang tersebut. Setelah tiba di rumah orang tersebut Ponirin agak terkejut menyaksikan seseorang terbaring di tempat tidur dalam keadaan lemah dan tak berdaya. Luka besar yang mengangga dari ujung kaki hingga pangkal betis terlihat sangat mengerikan. Dengan berbalutkan kain kasa seadanya, yang itupun  tidak bisa menutupi seluruh lukanya, membuat hati Ponirin makin terenyuh dan tergerak untuk menolong orang yang tak lain adalah M. Kapil.
 
Keesokan harinya, dengan hanya bermodalkan produk-produk UFO BKB Syariah, Ponirin berangkat ke rumah M. Kapil.
Hari pertama, Ponirin mulai menjelaskan manfaat dan kehebatan produk-produk dari UFO BKB Syariah. Setelah pasiennya percaya, Ponirin langsung beraksi dengan memberinya 3 sloki XAMthonePlus dan merebus air panas yang telah dicampur dengan 3 sachet Teh Murbei. Setelah air matang, ditunggu beberapa menit agar menjadi hangat (suam-suam kuku), barulah kemudian air tersebut digunakan untuk merendam luka di kaki M. Kapil. Setelah kurang-lebih 30 menit perubahan terjadi. Dari dalam luka M. Kapil keluar tiga ekor belatung yang masing-masing jika diukur mungkin sebesar kabel induk.”Saya benar-benar  tidak menyangka kalau reaksinya bisa secepat ini” ujar Ponirin menjelaskan.
 
Setelah proses merendam luka dengan Teh Murbei selesai, Ponirin menyeka luka tersebut baru kemudian mengoleskannya dengan satu sloki XAMthonePlus. Pada hari ke-dua Ponirin melakukan hal yang sama dengan hari pertama. Namun di hari yang ke-dua ini jumlah belatung yang keluar lebih banyak dari hari pertama, 23 ekor yang sebesar kabel dan 200 lainya yang sebesar lidi. “Melihat kenyataan ini saya semakin kagum dengan Produk UFO BKB Syariah” kata Ponirin.
 
Setelah melakukan hal yang sama pada hari ke-tiga, belatung sudah tidak keluar lagi, hanya nanah yang keluar dari luka M. Kapil. “Setelah menjalani proses pengobatan di hari ke-tiga M. Kapil mengatakan bahwa sekarang, setelah belatung-belatung itu keluar, ia merasa sudah mendingan, tidak ada lagi rasa cekit-cekit seperti sebelumnya” ujar Ponirin menirukan perkatan M. Kapil.
 
Hari ke-empat, luka di kaki M. Kapil sudah mulai mengering, itu berarti proses penyembuhanpun memasuki tahap akhir. Ponirin memberikan Madu A5 untuk mendongkrak stamina dan menyegarkan tubuh M. Kapil agar bisa secepatnya pulih dari penyakit yang selama ini menderanya. [Teks: MS / Foto: Dok. Pribadi]

Fakta Baru Ternyata Diabetes Bisa Disembuhkan Secara Total

Penyakit Diabetes merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Obat-obatan yang ada sekarang hanyalah untuk menahan rasa sakit sementara tetapi tidak bersifat menyembuhkan. Lantas bagaimana dengan herbal-herbal yang berkhasiat obat? Banyak herbal baik dari luar negeri maupun dalam negeri mengklaim mampu menyembuhkan penyakit yang terkenal sangat berbahaya ini selain kanker, jantung, stroke, HIV/AIDS. Tetapi satu hal yang pasti klaim-klaim itu harus memiliki data dan fakta serta tingkat akurasi yang tinggi.
 
Namun hal yang berbeda kalau kita berbicara XAMthonePlus, teh murbei, Temu Putih Kapsul dan MGL Kapsul. Produk-produk kebanggaan Indonesia tersebut saat ini menjadi sangat fenomenal karena kemampuan khasiat menyembuhkan yang terkandung didalamnya. Berikut kisah singkat para penderita Diabetes Melitus yang sembuh total setelah mengonsumsi ketiga produk di atas.
 
Asmani Hambali (45), Bekasi, Jawa Barat, Penderita Diabetes Selama 5 tahun
 
Sebagai ibu rumah tangga yang aktif, Asmani tidak pernah menyangka bahwa dirinya menderita Diabetes. “Sehari-hari istri saya mengurus rumah dan mengurus bebek karena kami memelihara bebek dalam jumlah yang cukup banyak selain kegiatan-kegiatan lainnya, dengan banyaknya aktifitas itu pemahaman saya bahwa tidak mungkin istri saya menderita Diabetes Melitus” ujar Hambali suaminya.
 
Ternyata tahun 2004 Asmani didiagnosa menderita Diabetes Melitus dan sempat dirawat ke puskesmas terdekat, namun dari puskesmas dirujuk lagi ke rumah sakit agar lebih mendapatkan perawatan yang memadai, bahkan sampai operasi katarak dimatanya. Selama 5 tahun tidak pernah tersentuh medis, pada 2009 kakinya luka karena menginjak keong dipersawahan saat mengurus bebek-bebeknya. Ternyata luka dikakinya semakin hari semakin besar, susah untuk disembuhkan. “Itu kondisi istri saya sudah lemas, kaki kananya tidak berdaya, dan gulanya 560.8,” kisah Hambali seorang peternak ayam dan bebek ini.
 
Setelah 4 hari dirawat, dokter mengatakan, penyakit istrinya susah sembuh,dan jalan keluarnya harus dipotong. Mendengar itu, Hambali memutuskan membawa pulang istrinya ke rumah dan mencoba dengan pengobatan herbal. Dengan pengobatan herbal juga tidak banyak membantu penyakit sang istri walau sudah menghabiskan 15 juta lebih. “Saya kembali ke dokter dan diberikan suntikan insulin setelah obat herbal yang diminum istri saya tidak ada perubahan berarti,” kenang kakek dari 4 cucu itu.
 
Harga insulin berfariasi dan yang diambil oleh Hambali insulin yang sekali suntik 585.000 rupiah. Sebanyak 30 kali lebih istrinya harus disuntik, tapi tidak kunjung sembuh. “Mungkin insulin hanya memperpanjangin umur istri saya, bau amis tetap terasa, kondisi sitri saya semakin buruk, saya sudah coba semua jenis pengobatan tapi tidak ada hasilnya. Saya sudah putus asa, uang sudah habis, bingung saya,” lanjutnya.
 
Di tengah keputusasaannya, datanglah seorang Ibu bernama Sumiati menceritakan tentang XAMthonePlus, teh murbei, MGL Kapsul dan Temu Putih Kapsul. Dengan uang 320 ribu rupiah Hambali sudah mendapatkan produk-produk tersebut di atas untuk sang istri tercinta. “paginya baru istri saya minum, sorenya luka Diabetesnya kering, tapi masih bengkak,” ujarnya.
 
Selama 1 bulan kurang lukanya kering, tidak bengkak dan istrinya sembuh total. “Syukur Alhamdulillah setelah dihitung-hitung total biaya membeli produk hanya 4 juta rupiah, dan hasilnya sangat menggembirakan. Istri saya sudah sembuh total dan sudah selama setahun ini tidak ada pantangan dalam hal makanannya,” bebernya. [Teks & Foto : KP]

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar