Cari Blog Ini

Rabu, 18 November 2015

DIABETES VS BIJI MAHONI

ORDER SMS 085227044550
BISA DIBELI LEWAT TOKOPEDIA

ARTIKEL INI DICOPY PASTE DARI:
https://www.borobudurherbal.com/artikel-kesehatan/biji-mahoni-mengobati-diabetes/
Secara tradisional digunakan untuk mengurangi kencing manis

Khasiat
Membantu mengurangi kadar gula dalam darah

Mekanisme Kerja
Kandungan saponin dalam biji mahoni menurunkan gula darah, mengendapkan protein pada selaput lendir usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan menghambat laju peningkatan glukosa darah.

POM TR 102 322 171

Secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan kencing manis

Komposisi :

Swietenia mahogani Semen Extract 550 mg
Khasiat dan Kegunaan :
Secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan kencing manis

Cara Pemakaian :
Minumlah secara teratur 2 kali sehari @ 2 kapsul. Dosis dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan

PERHATIAN :
Hanya untuk penderita kencing manis yang telah ditetapkan oleh dokter. Selama penggunaan konsultasikan pada dokter secara berkala

Biji Mahoni Mengobati Diabetes

Memelihara Rempah Alam Yang Berguna Membantu Mengobati Penyakit Diabetes
Tumbuhan mahoni adalah tumbuhan tahunan yang sering sekali kita jumpai, tumbuhan ini biasa di tanam di pinggir jalan, tumbuhan tahunan yang besar dan lebat sering dimanfaatkan untuk peneduh panas dijalan dan sebagai tanaman hijau kota. Tumbuhan ini juga tumbuh secara liar dihutan –hutan, dikebun dan dimana saja.
Sekilas terlintas kayu mahoni adalah tumbuhan tahunan biasa seperti pada tumbuhan lainnya, kayu jati, kayu sengon dll.
Pohon yang sudah menjadi pemandangan biasa di daerah perkotaan, dan daerah – daerah yang menjadi lalu lintas masyarakat / hutan dan perkebunan, ternyata menyimpan begitu banyak manfaat.
Perusahaan meubel telah memanfaatkan kualitas kayu ( batang pohon) sebagai bahan meubel, dan kerajinan meubel lainnya, sering sekali dan banyak digunakan untuk bahan bangunan, kualitas batang yang dibawah sedikit turun dibanding kualitas pohon jati, menjadikan nilai ekonomis yang baik, pohon mahoni sering diburu karena kayu yang keras dan padat, sangat bagus untuk bahan meubel dan bahan seni lainnya.
Selain batang pohon pemanfaatan kulit kayu juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mewarnai pakaian, kain yang menggunakan pewarnaan oleh batang kayu mahoni menghasilkan warna kuning yang pekat dan tidak mudah luntur. Kulitbatang mahoni mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, antara lain katekin, epikatekin, swietemakrofilanin, fenilpropanoid, saponin, terpenoid, flavonoid, alkaloid dan tannin (Darminto, 2010).
Getah yang sangat lengket juga digunakan sebagai bahan bahu lem, masyarakat yang mempunyai pekerjaan memikat burung liar, menggunakannya sebagai bahan perekat untuk menjebak burung liar. Daun mahoni sejak dahulu juga digunakan sebagai pakan ternak, seperti kambing sapi , dll.
Sungguh sangat kaya alam Indonesia, begitu banyak tumbuhan yang sangat erat dengan kebutuhan manusia, pohon yang dimanfaatkan hampir tak tersisa tersebut sangat tragis bila penebangan liar dan pemanfaatan tidak baik masih berkelanjutan tanpa adanya pemeliharaan dan pembaruan tanaman.
Lalu hanya itu kah yang dapat kita manfaatkan ??
Masih ada buah mahoni lebih kepada biji mahoni yang mempunyai rasa pahit sangat pahit bila kita ingin mencoba, kupaslah biji lalu jilat sedikit saja di atas pucuk lidah maka respon pahit sungguh terasa,.
Dibalik rasa pahit yang terdapat pada biji mahoni terdapat bnyak kandungan yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh kita. Biji mahoni ( Swietenia mahagoni Jacq) memiliki efek farmakologis antipiretik, antijamur, menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis ( diabetes mellitus), kurang nafsu makan, rematik, demam, masuk angin, dan eksim. Tak hanya itu Biji mahoni mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, yaitu alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, dan saponin (Sianturi, 2001; Yenitta, dkk., 1999)
Kandungan alkaloid pada biji Mahoni dapat mengubah susunan rantai DNA pada inti sel bakteri. Flavonoid, saponin dan steroid serta terpenoid menyebabkan kerusakan pada dinding sel dan membran sel bakteri. Aktivitas antibakteri tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan menyebabkan kematian sel bakteri (Katzung, 2004).
Kandungan yang terdapat pada biji mahoni digunakan sebagai obat untuk penyakit diabetes, banyak penelitian yang sudah membuktikan pada hewan percobaan bahwa kandungan biji mahoni dapat menurunkan kadar gula darah. Masyarakat sejak dahulu sudah menyadari akan kandungan biji mahoni yang begitu mengandung banyak manfaat. Dari pengembangannya di daerah pertanian biji mahoni juga digunakan sebagai pupuk dengan ektrak rempah lainnya.
HASIL PENELITIAN :
1. Laurentia Mihardja, peneliti pada Center For Research and Development of Disease Control, NIHRD
Telah melakukan penelitian biji mahoni dalam menurunkan glukosa darah pada hewan coba. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian ekstrak mahoni dosis 45 mg/ 160 g BB setelah tujuh hari menunjukkan hasil berbeda yang signifikan dibanding pelarut serta tidak berbeda dengan glikazide 7.2 mg/ 200 g BB dalam menurunkan glukosa darah pada hewan percobaan.
2. Raja, Linghuat Lumban, Universitas Sumatera Utara
Melakukan penelitian efek ekstrak etanol biji mahoni terhadap penurunan kadar gula darah tikus putih. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa ekstrak etanol biji mahoni dosis 100 mg/kg BB dan dosis 50 mg/kg BB tidak berbeda nyata dengan glibenklamid dosis 1 mg/kg BB dalam menurunkan kadar gula darah
MEKANISME KERJA :
Kandungan saponin dalam mahoni menurunkan gula darah, mengendapkan protein selaput lendir usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah. Manfaat dan kandungan dari biji mahoni sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia , sejak dahulu masyarakat telah menggunakan sebagai obat herbal / jamu tradisional , dengan langsung menelan biji mahoni yang diambil setelah matang / masak jatuh dari pohon, kemudian mengelupas lapisan pelindung coklat. Kemudian menelan secara langsung biji mahoni tersebut.
Namun perlu diperhatikan konsumsi secara tradisional juga harus mempunyai kadar efektifitas kandungan, agar perlu diperhatikan supaya tidak terjadi kelebihan dosis yang tidak diinginkan dan efek samping dari kandungan biji mahoni.
REFERENSI
  1. Rahardja, Kirana dan Tan Hoan Tjay, Obat-Obat Penting, Khasiat, Penggunaan, dan Efek-Efek Sampingnya, Cetakan kelima, 2002, Gramedia, Jakarta hal 693
  2. Raja, Linghuat Lumban, 2008, Skripsi Uji Efek Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq) terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Tikus Putih, Universitas Sumatera Utara, Medan
  3. Hariana, A. (2007). Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 111.
  4. Sianturi AHM. 2001. Isolasi dan Fraksinasi Senyawa Bioaktif dari Biji Swietenia mahagoni L. Jacq.Skripsi Tidak dipublikasikan. Bogor: IPB
  5. Katzung BG. 2004. Basic and Clinical Pharmacology 9th Edition. USA : Mc Graw Hill.
  6. Darminto B. 2010. Khasiat Antihiperurisemia Ekstrak Kulit Batang Mahoni (Swietenia macrophylla King) Pada Tikus Putih Galur Sprague Dawley. Skripsi.Tidak dipublikasikan. Bogor: IPB..
  7. http://cybermed.cbn.net.id

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar