Cari Blog Ini

Kamis, 01 Oktober 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 200 - NOVEL GRATIS

Sementara aku membersihkan ruangan, Nur`aini dan kedua temennya nampak ngobrol sambil karokean. Mereka nampak asik sekali menghabiskan malam liburan.  Tertawa sambil minum bir tanpa alcohol dan menghisap Syisa.
“Ali, kemarilah!”,  tiba-tiba Nur`aina memanggilku
“Ya, ada apa madam?”, sambutku tergopoh-gopoh menghampirinya.  Siapa juga yang tak senang jika di pangil oleh perempuan secantik Nur`aini, udah gitu suka ngasih duit lagii.
“Belikan aku minyak zaitun dan obat pegel-pegel ya!”
“Baik madam”

Aku tak berpikir obat apa yang di maksud
Aku juga tak berpikir mesti beli di mana
Asal ada duit semuanya pasti bisa di temuin dech, paling di super market dan apotek depan juga ada. Tapi pikiranku tersebut salah, sebab aku baru menemukannya setelah keluar masuk beberapa super market dan apotek.  Abis merek yang di minta Nur`aini emang setoknya terbatas.
Ketika aku kembali, aku lihat ada sebuah mobil yang parkirnya mencurigakan.  Aku berhenti sesaat.  Aku perhatikan mobil tersebut yangtiba-tiba pintunya terbuka.  Kemudian kelar seseorang yang sepertinya aku kenal.  Laki-laki yang usilk saat aku antri beli air. Gila mau ngapain dia.
Tengok kiri kanan>>>
Mendekati gerbang>>>
Menekan bell kamarku>>>
Karena tak ada jawaban dia nampak kesal
Dan brangg… dia tending gerbang.  Cepat-cepat naik mobil kembali dan segera pergi. Syetan…!, batinku yang hanya bisa mengumpat.
Ketika aku naiki tangga aku berpapasan dengan Marwan
“Ali…, lagi pada ngapain orang-orang di kamar lima?”
“Paling lagi pada karokea kali?”
“Madam?”
“Ya”
“Kharban kali ya?”
“Ah tidak, biasa aja kok”
“Haiwah…haiwah… ya lah, aku pergi dulu!”
“Ma`a Salamah!”
Aku tak langsung masuk kamar Nur`aini.  Aku pastikan dulu jika Marwan telah pergi dan tak ada orang yang melihatku masuk kamar ini.  Bukan apa-apa, tak enak aja.  Udah malam banget, ketambah lagi dia perempuan tanpa laki-laki.
Setelah yakin dan merasa aman.Kembali aku masuk ruangan Nur`aini
Suara musiknya begitu keras
Parfumnya juga begitu menyengat
“Dapet Ali?”
“Ya ini, ada madam”

“Kamu udah selesai bersih-bersihnya?”

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar