Cari Blog Ini

Kamis, 01 Oktober 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 198 - NOVEL GRATIS

Tidak hanya malam itu aku mimipi kaya gitu
Bahkan hampir tiap malam
Duuhh… lama kelamaan stress aku
Tak ada lagi zona tenang bagiku
Tidak terjaga, tidak juga tidur, semuanya penuh kegelisahan dan ketakutan



                                              *******


Hari-hari terus berjalan tiada henti
Siang dan malam terus berganti
Seperti matahari dan rembulan juga terus berganti
Orang-orang yang ngontrakpun datang dan pergi
Tetapi kenapa nasib ini tetap begini
Takkunjung berubah
Miskin dan bahkan makin miskin lagi
Gelisah dan bahkan makin gelisah lagi

Hingga>>>
Di tengah malam itu, tiba-tiba bell di kamarku berbunyi nyaring sekali
Menyentak dan membangunkanku yang mulai terlelap tidur
Segera aku bangun
Buka pintu kamar
Berjalan kearah gerbang yang membatasi kamarku dengan jalanan
Suasana sepi>>>
Lengang>>>
Yang terdengar hanya deru suara AC dan bell yang terus menjerit-jerit dari arah kamarku
Bagai di tengah hutan saja
Bagai di tengah padang pasir saja
Atau bagai di tengah lautan sekalian
Ramai tapi sepi
Bising tapi lengang
Waspada>>>
Aku intip orang di balik gerbang
Siapa?
Wajahnya tak terlihat
Tertutup cadar
“Siapa?”, tanyaku agak lantang biar terdengar oleh tiga orang perempuan yang berdiri di balik gerbang sementara sebuah taxi terlihat berhenti seprtinya menunggu bayaran ketiga orang perempuan ini
“Ana, Nur`aini, cepat buka!”
“Baik madam”

Pintu terbuka

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar