Cari Blog Ini

Kamis, 01 Oktober 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 197 - NOVEL GRATIS

Ah… rasanya tidak mungkin juga, toh suara tadi membisikiku untuk bertayamum, itukan berarti bersuci. “Cepatlah, atau kau akan miskin selamanya dan terus saja di hina orang-orang yang terus saja menghina?!”
Hingga>>>
Sayap naga yang aku tunggangi menekan tanganku, membenamkanya di tumpukan debu vulkanik yang owwhh….. begitu panas.  Tapi terus saja tanganku di tekan dan di benamkan.  Aww… awuuuew… panasss…. Panass… naasssttss…zzzss..
Hingga>>>
Aku terbangun>>>
Badan berkeringat>>>
Perasaan seperti capek>>>
Dan…….
Tanganku seperti benar-benar terasa panas
Segera aku tenggak air putih yang ada di sudut kamarku
Kebasuh mukaku dengan air dingin di kamar mandi
Dog…tok… tokk…dog… took…, aku dengar pintu kamarku di gedor agak keras
Siapa…?, pikirku, malam-malam begini
“Ali… Alii…. Aliii…..!!!”, teriak suara dari luar.
Kayanya Ghulam.  Kemudian aku buka pintu sambil memegangiku yang masih terasa panas.
“Isy bik?” Ada apa?,  tanya Ghulam seketika saat melihatku
Ada apa gimana?”, tanyaku heran dengan maksud pertanyaan Ghulam
“Tadi kamu teriak-teriak, kepanasan, kaya kesakitan gitu?!”
“Kepanasan?”,  tanyaku seketika ingat tentang mimpi yang baru saja terjadi
“Iya”
“Oh itu, mungkin tadi saat aku tidur, mimpi tanganku di masukkan ke dalam debu vulkanik yang masih sangat panas dan aku sempat teriak-teriak kepanasan”
“Mimpi, ah tidak mungkin?”
“Iya, itu Cuma mimpi saja, kenapa ya kira-kira?”
“Mungkin kamu sedang gelisah saja, menurut orang-orang Pakistan tangan kamu yang panas bisa membawa hoki”
“Masasich?”
“Coba saya lihat!”, pinta Ghulam sambil menyalami tanganku
“Awwuuh…!!” Panas bener tanganmu aneh yaaa…

Setelah Ghulam pergi kulirik jam di sudut kamarku
Jam dua tengah  malam
Kurebahkan kembali tubuhku
Kuberharap taklagi mengalami mimpi yang menyeramkan kaya barusan
Hingga>>>
Kembali aku terbangun karena mimpi yang sama

Tanganku di benamkan dalam gundukan debu yang sangat panas.

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar