Cari Blog Ini

Kamis, 01 Oktober 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 196 - NOVEL GRATIS

lagi, beli air lagi.  Begitu terus, kayanya sering banget hingga kadang aku bosen karena abuya tak ada pengertiannya sama sekali.

Akh… capek…
Aku rebahkan diriku di atas kasur dekil kamarku
Kejadian-kejadian berat hari ini kembali melintas di benakku
Tersentak aku, ketika ingat beberapa hari tidur bersama Shafiya dan Aliya
Masih perjakakah aku?
Entahlah…?!
Rasanya aku tak pernah melakukan hal yang berlebihan saat bercinta dengan Shafiya maupun Aliya.  Entah syetan apa yang telah merasuki, padahal sebelumnya aku belum pernah melakukan hal kotor kaya ginian.  Mungkin karena terpengaruh oleh Shafiya dan Aliya yang karena alasan bertahan hidup terpaksa harus tidur dengan banyak laki-laki. 
Entahlah…, sekuat aku menolak ajakan Shafiya maupun Aliya sekuat itu pula dorongan untuk melakukannya, bahkan lebih hebat lagi.  Dia rupanya mulai kecanduan seks dan punya pendapat jika seks adalah sesuatu yang wajar.  Dosa…?, apaan tuh dosa?, karena perasaan berdosa telah jauh terkubur dalam lubuk rasa yang paling dalam, seperti jarang sekali muncul ke permukaan.
Sepertinya aku juga mulai terjangkiti fantasi seks
Virus seks>>>
Dan tinggal nunggu waktu saja
Untuk terpuruk dalam lembah gelap seks
Duuh… Gusti, kenapa jadi begini

Hingga>>>
Mataku tertutup, pergi dari alam nyata ini dan tenggelam dalam alam maya
Tidur yang gelisah
Hingga>>>
Melahirkan mimpi-mimpi menakutkan
Aku terbang dengan sayap rajawali menunggangi naga yang terus semburkan api.
Dari kejauhan aku dengar suara memanggil, “Mau kemana kamu Ali?!” dan dari kejauhan pula terdengar panggilan, “Kemarilah Ali, kau akan kaya!!!”
Aku kebingungan, terombang ambig di antara dua gumpalan awan.  Kemanakah harus pergi?
Hingga>>>
Sebuah cemeti api menampar naga yang aku tunggangi dan melemparku ke sebuah kawah gunung berapi.  Oh Gunung apakah ini?
Hingga>>>
Samar aku dengan suara ghaib berbisik, “Bertayamumlah dengan debu di sekitarmu maka kau akan kaya!!”

Ah… apakah aku sampai pada tempat di mana orang-orang biasa munjung?, nyegik atau yang sejenisnya?

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar