Cari Blog Ini

Rabu, 30 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 179 - NOVEL GRATIS

Tak ada
Kucari lagi
Tetap tak ada
Kuingat-ingat kembali, mungkin tertingal di rumah atau menyelip di saku mana gitu.  Tapi tak kutemukan titik terang.
Aku yakin, duit itu aku taruh di dompet dan aku bawa kesini.
Duuhhh…, jangan-jangan di ambil orang yang pura-pura nemu duit tadi.
Yah tak ada kemungkinan lain terkecuali hanya itu
Aku telah tertipu
Lemas seketika semua tulang-tulangku, seakan tak bertenaga
Bingung…
Hingga>>>
Aku terduduk di lantai
Pikiran kosong
Air mata mulai meleleh, hangat
Duuhh…!
Kenapa begini…?

Rupanya isak tangisku terdengar oleh Salamah yang sedang berada di dalam kamar.  “Ada apa Ali?”, tanyanya ketika melihatku menangis terduduk di atas lantai
Tapi, tangisku justru makin keras.  Aku tak dapat menjawab pertanyaannya.
“Tenanglah Ali, sebenarnya ada apa, mungkin aku bisa membantu?”
“A a a anuu…”
“Iya, tenangkan dirimu, kemudian ceritakan semuanya!”
“Anu mas, uang kontrakan hilang”
“Hilang?!”
“Iya”
“Gimana ceritanya sampe bisa hilang begitu?”
Kemudian aku ceritakan apa yang terjadi.  Salamah nampak manggut-manggut sambil mengkerenyitkan dahinya.  Mungkin dia merasa iba.
“Terus aku harus gimana mas?”
“Entahlah, aku juga bingung, tapi, yang jelas kamu harus tetap bilang yang sebenarnya sama abuya, siapa tahu dia kasihan”
“Iya, temeni saya ya mas!”
“Iya nanti saya temenin, atau mau sekarang saja?”
“Terserah mas sajalah”
Salamah bangkit
Menaiki tangga kedua dan berikutnya
Aku mengikutinya dari belakang
Hingga>>>
Ketika sampai di depan pintu abuya

“Ting tong… ting tong…!”  bell di tekan salamah

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar