Cari Blog Ini

Rabu, 30 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 178 - NOVEL GRATIS

Aku makin semangat dan yakin akan mendapatkan bagian dari uang lima ratus real tersebut
Hingga>>>
Seseorang menghentikan mobil kami yang baru berjalan beberapa meter
“Maaf, apa kalian menemukan uangku yang hilang?”  katanya
“Ah tidak, kami tidak menemukan apa-apa”  Jawab laki-laki di sampingku
“Ah tidak mungkin, sebab tak ada orang lain yang lewat selain kalian”
“Kalau tidak percaya tanya aja pada temanku, Indonesia ini, iya kan?”
“Iya… iya…”  sambutku sambil mengangguk seakan refleks
“Emang uangmu yang hilang uang apaan?”
Lima ratusan”
“Oh…, lihat nih di dompetku juga tak ada uang lima ratusan milikmu bukan?”  Kata laki-laki di sampingku berusaha meyakinkannya.  Aku juga sempat merasa aneh, padahal setahuku uang yang tadi di ambilnya dari jalanan di simpannya dalam dompetnya ini.  Tapi kenapa tak ada yaa.
“Mungkin di dompet orang Indonesia ini?!”
“Coba kamu perlihatkan dompetmu!”  Perintah orang di sampingku.  Anehnya aku menurut saja.  Seperti terhipnotis gitu.  Aku perlihatkan dompetku bersama semua uang yang ada di sana.
“Oh ini uangnya bukan?!”  Kata laki-laki di sampingku
Aku menoleh
Laki-laki yang kehilangan uang juga menoleh
“Oh iya, ini duitku yang hilang itu!”  Katanya sambil mengambil uang yang nampaknya udah lecek banget.
“Maaf ya, ambil aja!”
“Baik, makasih yaa!”  Kata si laki-laki sambil pergi
Setelah itu ada semacam perasaan plong… dalam hatiku walau tak lagi ada harapan dapet rezeki nomplok.
Mobil yang kami tumpangi kembali berjalan>>>
Perlahan>>>
Hingga>>>
Ketika sampai di belokan ke rumah abuya
Mobil berhenti…
Aku ucapkan terima kasih, telah memberi tumpangan
Aku turun
Aku masuk gerbang apartemen yang sama bagusnya dengan apartemn yang aku tunggui. 
Di balik pintu gerbang, aku hitung kembali uang yang akan aku serahkan ke abuya, “Satu… dua… tiga… hahh…!?”
Kuhitung lagi, “Satu dua tiga… haahh…!?” Kemana yang lainnya.  Kenapa hanya ada tiga ribu.  Perasaanku mulai tak enak, kacau dan bahakan tubuhku terasa mulai lemas.

Aku cari di semua saku baju

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar