Cari Blog Ini

Rabu, 30 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 177 - NOVEL GRATIS

*******

Matahari telah cukup lama terbenam ketika aku siap-siap untuk ke rumah abuya Abdurrahman.  Di saku bajuku ada uang sembilan ribu real yang harus aku berikan padanya.  Tahu tidak berapa sembilan ribu real itu?, sekitar lima belas jutaan.  Aku memakai pakaian jubah putih dan sandal khas orang-orang arab.  Sebab hanya ini pakaian yang aku punya.  Itupun lungsuran dari orang-orag yang ngontrak.  Berbulan-bulan di sini aku takbisa membeli baju baru.  Jika aku pikir-pikir aku bingung.  Tak tahu entah kenapa. 
“Ghulam, aku pergi dulu yaa!”
Ain ruh?”  kemana kamu mau pergi, tanya Ghulam
“Oh iya, kalau ada yang nanya aku pergi ke rumah abuya!”
“Baik”
“Ma`a Salamah!”
“Ma`a Salamah!”

Di  malam hari seperti ini Jalan Al-Madinah Road terlihat sangat Indah.  Di terangi lampu jalan yang terang, jalan yang sangat lebar di batasi pohon kurma yang hijau dan di antaranya di hiasi lampu warna-warni yang berkelap-kelip menambah indahnya kota
Di pinggiran jalan berdiri toko-toko dan kantor-kantor yang megah.  Jauh dari kesan kemiskinan.  Sambil menikmati pemandangan tersebut terus saja aku telusuri trotoar menuju ke rumah abuya.
Hingga>>>
Tiba-tiba>>>
Sebuah mobil yang tidak terlalu bagus berhenti di sampingku
Supirnya turun
Merunduk di depanku sambil memungut selembar uang lima ratusan dari jalanan
“Hah dia menemukan uang lima ratus real?!”, batinku
Tapi, perduli amat, tak ada urusannya denganku
Hingga>>>
Orang tersebut mendekatiku>>>
Berbisik padaku>>>
“Kemarilah, uangnya kita bagi dua, tapi kamu jangan bilang sama siapa-siapa!?”, sambil membukakan pintu mobil mempersilahkanku masuk. 
Syetan yang jahat dalam diriku segera berbisik.  Iya…, mau aja, lumayan, mungkin ini rezeki dari Tuhan.  Namanya juga nemu, halal kaliii…?!
Akupun masuk ke dalam mobilnya.
Aku hanya berpikir, di dalam mobil dia akan bagi-bagi hasil temuannya tersebut
Mabilnya maju perlahan.

Benar, dia mulai membicarakan uang lima ratus real

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar