Cari Blog Ini

Rabu, 30 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 143 - NOVEL GRATIS

Perutku mual
Daerah bawah puser terasa sakit, seperti ada yang meneken-neken gituh
Makanya aku segera bergegas ke kamar mandi. 
Aduuh pake antri lagii…
Lama banget. 
Ketika akan kuketuk pintu, tiba-tiba seperti aku denger orang yang bercakap-cakap dari dalam.  Atau malahan mendesaaah… entahlah.   Aku hanya bingung, masasih buang air kok bareng-bareng gituuh. 
Sejenak aku terhenti.  Berpikir apa yang harus aku lakukan.  Tapi perutku makin sakit, hinggaa… Tok tok tok…  kuketuk pintu. 
Tergesa>>>
Gugup>>>
Keras>>>
Dan lool…, sebuah wajah tersembul dari balik pintu kamar kecil
“Haahh…,sial…, ternyata si laki-laki hitam berambut brindil itu, ngapain dia di sini, kenapa dia di sini?”  Batinku.
Sepontan aku hendak pergi., tapi, terlambat, karena tangan kekarnya menarik lenganku.  Aku mencoba berontak.  Sekuat tenaga.  Kutendang perutnya, brakkk… dia sedikit terjengkang, mungkin tak nyangka jika aku akan melawan seperti itu.  Burk…, pintu Toiletnya tertutup.  Setelah tanganku lepas dari cengkramannya, aku berusaha menjauh. Ketika dia hendak mengejar, nampak dia tak memakai celana.  Gilaa…, pikirku. 
Untung ada seseorang keluar dari Toilet sebelah
“Why…? Katanya
“No no noo…”  Jawabku sambil menggeleng-gelengkan kepala dan memberikan isyarat tidak ada apa-apa.  Sementara si laki-laki hitam segera masuk kembali.  Laki-laki yang bertanya pergi dan aku segera masuk ke Toilet yang kosong.
Sambil buang air pikiranku entah kemana. 
Dadaku berdetak kencang
Was was dan takut
Mungkinkah ini yang di sebut turunan orang-orang homoseks
Hihhh… sungguh menjijikan.  Kenapa aku alami ini justru di negeri para Nabi
Telingaku terus aku pasang.  Mendengarkan apakah si laki-laki keparat telah pergi atau belum.  Duh… kenapa perjalanan ini begitu banyak rintangan.  Tak semulus yang aku impikan.  Punya majikan baik dan pekerjaan ringan.  Sedikit bisa nyantai.
Lalu kenapa juga si laki-laki hitam itu seperti terus saja mengikuti.  Padahal tak kenal juga tak tahu.  Kenapa.  Atau dia jatuh cinta padaku.  Ah  tak mungkin rasanya, buktinya Shafiya juga mau di perkosanya. 
Apa mungkin dia bisek.  Perempuan oke dan laki-laki juga oke. 
Entahlah
Kuintip di luar kamar kecil, tak ada siapa-siapa
Segera aku keluar. 

Berjingkat

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar