Cari Blog Ini

Rabu, 30 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 141 - NOVEL GRATIS

Apa salah jika aku terlahir sebagai orang miskin?
Sebenernya,
Dalam hidup, aku tak banyak menuntut
Hanya, ingin kaya
Itu saja
Yaah, wajarkan jika orang miskin ingin kaya?
Aku tak minta semua kekayaan, hanya sedikit saja, satu rumah, satu perusahaan, satu mobil, satu kolam renang, pokoknya hanya satu saja
Iya iyaaa…

Apa salah jika aku terlahir sebagai orang miskin?
Dalam hidup, aku tak banyak menuntut
Hanya, ingin bercinta dengan perempuan cantik
Seharian
Tenggelam dalam pelukannya
Dapat menjelajah gunung di gurun gobi bersamanya
Dengan keringat bercucuran dan nafas terengah-engah
Naik kuda putih di taman para raja bersamanya
Bersama senyuman dan canda
Itu saja
Yaah, wajarkan jika laki-laki menginginkan perempuan
Aku tak meminta semua perempuan, aku hanya minta satu perempuan.  Tapi, jika berkenan, dua juga boleh, tiga sekalian atau bahkan empat
Iya iyaaa…

Apa salah jika aku terlahir sebagai orang miskin?
Dalam hidup, aku tak banyak permintaan
Hanya, ingin selamat dan bahagia
Seharian>>>
Sebulan>>>
Setahun>>>
Selamanya>>>
Dan abadi dalam surga
Itu saja
Iya iyaaa…


“Futur… futur…!”  Kata seseorang sambil meletakkan beberapa tumpukan roti bakar yang bentuknya seperti blastrang di tumpuk banyak sekali.  Diameternya aja lebih dari tigapuluh senti  Tingginya hampir mencapai setengah meter.  Di samping tumpukan-tumpukan yang aku pikir roti tersebut ada beberapa baskom berisi “bubur” dan sayur-sayur yang sangat ledrek.  Ah… apakah begini sarapan orang-orang Arab.  Mana nasinya.  Maklumlah kebiasaaanku di kampung, sarapan nasi, makan siang nasi dan makan malam juga nasi.  Jika tak ada nasi, bukan makan namanya.

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar