Cari Blog Ini

Selasa, 29 September 2015

JALAN LAIN KE MEKAH 137 - NOVEL GRATIS

“Mana fulusnya?”  Demikian dia bicara dengan isyarat yang aku pahami jika dia minta bayaran
“No no, no Fulus…!”  jawabku
“Kaif…?”  tambahnya bersikeras meminta bayaran
Aku mulai paham jika orang ini bukan orang yang seharusnya aku ikuti.  Dia hanya ingin menguras uangku saja.  Walau tak sepesepun uang aku miliki.  Ah sialan…  Dia tetap ngotot bahkan memaksa melihat dompetku.  Ya karuan tak ada karena sudah di copet waktu aku tertidur di bandara tadi malam.
Cape dan yakin aku tak punya uang maka orang tersebutpun pergi sambil menggerutu. 
Tinggal aku sedirian>>>
Bingung>>>
Tak tahu harus kemana>>>
Apa yang harus aku lakukan>>>
Yaahh…>>>
Akhirnya aku duduk di pinggir jalan>>>
Duhh…., beginikah rasanya di negeri orang?
Sendirian tanpa uang
Tanpa sanak saudara
Menyerah, apakah aku harus menyerah
Jadi pecundang?
Ah tidak…!
Walau bagaimanapun, hidup harus tetap aku jalani, sekeras apapun, segila apapun.  Jika perlu aku berontak dan berteriak.  Biar semua bising dan pusing
Tapi….
Duuhh…
Tanpa aku sadari, mataku terasa hangat, air mata mulai mengalir
Dan samar isak tangis lirih aku dengar. Naik dari kerongkongan dan bermain di kedua bibirku.  “Tuhan…!?”  Demikian meluncur kata diantara isak tangisku.
Ibuuu….!?
Maafkan aku
Untung, untung aku punya Agama yang selalu membimbingku ke jalan cahaya
Orang sabar di cinta TUhan YME
Sopo keying bakal pareng
Gregh… sebuah mobil besar berhenti di depanku. 
Aku hanya berpikir, kenapa? Tanpa prasangka buruk.
Beberapa orang berseragam keluar dari mobil
Hatiku senang>>> 
Tumbuh harapan>>>
Sepertinya mereka mereka para petugas kerajaan. 
Mungkin dapat aku mintai tolong.
Mereka menyuruhku masuk. 
Masih tanpa prasangka buruk, aku masuk aja.
Mobil ini melaju.  Terus saja berputar-putar.  Dari satu jalan ke jalan lainnya.  Dari satu gang ke gang lainnya. Jalan di sini lebar-lebar dan

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar