Cari Blog Ini

Minggu, 20 September 2015

Energi Prepentif - ENERGI KESEPIAN TINGKAT SATU

A.    Energi Prepentif
1.      Pengertian Energi Prepentif
Ketika kesepian seseorang merasakan kegelisahan, kepedihan, dan perasan-perasaan tidak bahagia lainnya. Ingin tahu apa yang ada dalam pikiran mereka?, mereka ingin segera terbebas dari kesepian dan menolak kesepian demi kesepian yang mungkin menyerang kemudaian, inilah yang kita maksudkan energi prepetif yaitu tekad untuk menolak kesepian dan mewujudkannya dalam tindakan-tindakan pencegahan.

2.      Manfaat Enegri Prepentif
Manfaat energi prepentif tentunya mencegah dan menolak kespian-kesepian baru yang terus menyerang diri seseorang. Wujud dari penolakan tersebut misalnya menjaga jarak dengan penyebab-penyebab kesepian.

3.      Mengelola Energi Kesepian
Untuk mengelola energi kesepian kita bisa memulainya dari hening … pejamkan mata … atur napas … masuki dunia batin … gunakan pikiran, perasan, dan hati nurani untuk menemukan apa-apa yang kita pikiran dan apa yang kita rasakan dan alami selama kita dalam kesepian … bukankah banyak sekali ruang hampa dalam relung jiwa kita. Bukankah banyak sekali kegelisahan dan kepedihan yang kita alami. Kdang kita menangis mengurung diri dalam kamar yang sunyi nan sepi. Kadang kita berteriak menjambak rambut taktahu entah kenapa sungguh menyedihkan … terus hening … diam … pejamkan mata dan temukan jika diri kita takingin mengulangi kesedihan-kesedihan tersebut hingga timbullah alam diri kita tekad dan sikap menjauhi dan menolak kesepian. Inilah energi prepetif itu.


Kelola dan pertahankan terus energi tersebut sepanjang hidup kita hingga menjadi temang dan benteng yang melindungi kita diri kesepian dan selamanya kita terbebas dari kesepian. Energi tersebut juga banyak mewujudkan hal bermanfaat bagi kita.

Visi dan Misi Pesantren Blogger: Menjadi komunitas Blogger Santri Pengusaha yang beribadah dengan Ngeblog Nyantri Wirausaha. email pengelola: pesantrenblogger@gmail.com Blog: www.pesantrenblogger.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar